Belajar dari kesuksesan orang lain merupakan hal yang biasa dilakukan, apalagi jika orang yang dijadikan sebagai sumber inspirasi

BERIKUT ALASAN PEMERINTAH MELARANG MASYARAKAT MEMBELI BAJU BEKAS

Jual Baju Bekas   inilah salah satu bisnis yang menjanjikan ,beberapa tahun terakhir ini banyak orang menekuni bisnis ini,  hampir di seluruh pasar pasar tradisional ada yang namanya penjual baju bekas, dari baju bekas yang punya brand maupun tidak.

Saking banyaknya permintaan pasar sampai sampai baju bekas ini di  impor dari luar negri,  baju bekas memang menjadi idola para masyarakat di negri kita, namun kebanyakan pembelinya dari kaum buruh proyek dan para petani, yah mungkin pikir mereka buat kerja aja ngapain beli baju yang baru?  Apalagi harga baju baru di negri kita tergolong mahal bagi para pekerja buruh dan tani.
Namun di kota Bitung Sulawesi utara banyak yang membeli pakaian bekas hampir semua kalangan membeli baju bekas saya pernah bertanya pada salah satu pembeli kenapa membeli pakain bekas kenapa gak beli yang baru,  karena Baju Bekas harganya lebih murah dan juga bermerek, ternyata memang benar baju baru yang di jual di toko toko di sana memang lumayan mahal dan kwalitasnya kurang bagus.

Pakain Bekas Pakai  memang murah banyak pedagang mengaku mendapat keuntungan besar dari Jual Baju Bekasini namun beberapa minggu terakhir ini pemerintah melarang masyarakat untuk tidak membeli pakaian bekas.
Berikut ini saya cuplik dari merdeka.com:
Berdasarkan uji laboratorium, pakaian bekas impor belakangan kian diminati masyarakat di Tanah Air mengandung 216 ribu koloni bakteri berbahaya per gram.
Memang harus di maklumi yang namanya baju bekas itu bekas pakai orang yang terkadang si pemakai baju sebelumnya kemungkinan punya penyakit kulit tentu saja baju bekas yang kita beli banyak mengandung baktery berbahaya bagi kita, pengalaman pribadi saya pernah juga beli pakaian bekas, begitu saya paka dalam hitungan menit badan saya gatal gatal akhirnya pakain bekas yang baru saja saya beli aku buang, tapi ada beberapa lembar pakaian masih saya pakai yaitu jaket sama jass, mungkin karana jaket dan jas tidak menempel pada kulit langsung jadi gak terasa gatal.
Memang himbauan pemerintah ada benarnya ada beberapa alasan mengapa pemerintah melarang masyarakat untuk tidak membeli pakaian bekas

Pertama
Pakaian bekas memang banyak mengandung baktery berbahaya bagi kita.
Kedua
Menghambat produksi dan pemasaran pakaian produk dalam negri bahkan ada sebagian pabrik garmen yang sampai mempehaka karyawanya lantaran permintaan.pasar  sepi.
Yang ke tiga
Martabat bangsa kita anjlog gara gara masyarakatnya membeli pakaian bekas dari negara tetangga.
Saya pernah memposting sebelumya

5 CARA SUKSES BISNIS BARANG BEKAS tapi bukan baju bekas yang saya maksud tapi bara barang peralatan rumah tangga elektronik tas dan lain sebagainya.
Tapi bagi anda yang masih ingin membeli pakaian bekas saya sarankan untuk tidak membeli baju dalam tapi pilihlah yang kira kira pakaian luar seperti jaket, jas dan lain sebagainya.
Berikut ini ada baiknya anda antisipasi kalau kalau baju bekas yang anda beli mengandung baktery berbahaya:
Setelah anda membeli baju bekas jangan anda langsung memakainya ,sebaiknya rendam dulu di air yang mendidih hingga 100°c yang sudah di campur belerang atau detergen yang mengandung anti septik dalam waktu satu jam.

Kemudian cuci dengan air biasa menggunakan detergen yang ada antiseptiknya setelah kering disetrika dalam panas yang lebih dari biasanya anda menyetrika baju.
Demikian postingan ini semoga bermanfaat buat sobat semua atau mengabarkan cara ini kepada teman teman anda semua yang masih suka membeli baju bekas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan dan relefan agar komentar anda tidak masuk ke kotak Spam

Copyright © Solenk Blog: BERIKUT ALASAN PEMERINTAH MELARANG MASYARAKAT MEMBELI BAJU BEKAS. All rights reserved. Template by Darmudi Blog. >